Fakta Nasional

Lapas Narkotika Bandarlampung Kejar Paket Narapidana Melalui Ujian Semester Ganjil

"Pelaksanaan ujian ini merupakan salah satu bentuk pemenuhan hak pendidikan bagi warga binaan sekaligus upaya meningkatkan pengetahuan dan kemampuan akademik".

Penulis: Adam Editor: Damiri 📍 Lampung Thursday, 05 November 2026 📖 1 menit
Lapas Narkotika Bandarlampung Kejar Paket Narapidana Melalui Ujian Semester Ganjil
Warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Bandarlampung, Lampung saat mengikuti ujian semester dalam program kejar paket. (FAKTANASIONAL/HO).

Faktanasional.net - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Bandarlampung, Lampung melaksanakan ujian semester ganjil untuk warga binaan setempat dalam program pendidikan Kejar Paket A, B, dan C.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Narkotika, Jumadi mengatakan, kegiatan program kejar paket bagi warga binaan tersebut dilaksanakan dengan didampingi tenaga pengajar dari PKBM Nusa Indah.

"Pelaksanaan ujian ini merupakan salah satu bentuk pemenuhan hak pendidikan bagi warga binaan sekaligus upaya meningkatkan pengetahuan dan kemampuan akademik," katanya, Kamis (5/11).

Dia melanjutkan melalui program pendidikan kesetaraan tersebut, warga binaan diberikan kesempatan untuk terus belajar dan memperoleh pendidikan meskipun sedang menjalani masa pidana.

Kegiatan tersebut, katanya, juga mendapatkan monitoring dan evaluasi (monev) dari Dinas Pendidikan Kota Bandarlampung guna memastikan pelaksanaan ujian berjalan sesuai dengan ketentuan dan standar pendidikan yang berlaku.

"Secara keseluruhan, pelaksanaan ujian semester ganjil kejar paket A, B, dan C ini berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Diharapkan melalui kegiatan ini, warga binaan semakin termotivasi untuk meningkatkan kualitas diri serta mempersiapkan bekal positif untuk kembali dan berkontribusi di tengah masyarakat," katanya.


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK