Fakta Nasional

Menjadi Pengacara Febri Bukan Demi Uang, Hotman Paris Hutapea: Saya Bawa Nama Prabowo Subianto

FAKTANASIONAL.NET - Pengacara Hotman Paris Hutapea mengklaim keputusannya menjadi kuasa hukum eks Jampidsus Febrie Adriansyah yang terjerat kasus dugaan korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) terkait perkara Asuransi Angkatan Bersenjata Rep…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Moch. Ade Maulidin Editor: Redaksi 📍 Nasional Saturday, 18 July 2026 📖 1 menit
Menjadi Pengacara Febri Bukan Demi Uang, Hotman Paris Hutapea: Saya Bawa Nama Prabowo Subianto
Hotman Paris Hutapea Pengacara Indonesia /(Instagram)

FAKTANASIONAL.NET - Pengacara Hotman Paris Hutapea mengklaim keputusannya menjadi kuasa hukum eks Jampidsus Febrie Adriansyah yang terjerat kasus dugaan korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) terkait perkara Asuransi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ASABRI) bukan demi uang dan cari muka.

"Semua klien saya konglomerat, tanya semuanya," katanya. Pernyataan ini disampaikannya saat memberi pernyataan kepada media di Gedung Bundar Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta Selatan, Jumat (17/7/2026) malam.

Hotman Paris Hutapea mendampingi Febrie Ardiansyau menjalani pemeriksaan sekitar 10 jam.

Dia menyebut kasus yang menjerat Febrie saat ini adalah kriminalisasi.

Bahkan, Hotman Paris Hutapea mengaku tak mengharapkan uang dari Febrie yang merupakan kliennya.

"Saya tidak mengharapkan uang dari Jampidsus ini karena saya tahu tidak mungkin dia bayar saya mahal. Saya bayarannya super mahal di Indonesia," ujarnya.

Hotman Paris Hutapea mengemukakan alasannya membela Febri Ardiansyah adalah membawa nama Presiden Prabowo Subianto.

"Ingat, saya 25 tahun sebagai pengacaranya Prabowo. Semua perkara besar beliau, termasuk adiknya Pak Hashim, saya yang pegang. Bahkan waktu beliau Menhan pun saya sering diminta (bantuan hukum) tanpa dibayar," tuturnya.

Hotman Paris Hutapea merasa miris melihat kondisi Febrie Ardiansyah. Dia dinilai sebagai sosok berprestasi yang menjadi kebanggaan Presiden Prabowo.

Pasalnya, Febri berhasil menyelamatkan aset negara dalam jumlah fantastis.

"Dia mendapatkan pengembalian kerugian negara Rp 130 triliun, ditambah Satgas PKH Rp 300 triliun. Total Rp 430 triliun kembali ke negara. Bayangkan, orang yang jadi kebanggaan Presiden tiba-tiba dikriminalisasi tanpa pamit sama Presiden," ujarnya. Walaupun demikan, Hotman Paris Hutapea mengakui keputusannya membela Febrie Ardiansyah bisa menyai pro dan kontra di kalangan pengikutnya di media sosial (medsos).

Sebab, selama ini dia dikenal kerap membela rakyat kecil.

"Bagi followers saya yang merasa kok Hotman jadi begini, silakan, saya ambil risiko itu. Tapi di mana logikanya, seorang bawahan Presiden justru mentersangkakan dan mempermalukan bawahan lain yang adalah kebanggaan Presiden? Anda jawab sendiri, ada apa?" ucapnya. (adm)


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK