Rupiah Menguat ke Rp17.937 Pagi Ini, Terdorong Sentimen Harapan Damai Timur Tengah
FAKTANASIONAL.NET — Nilai tukar rupiah dibuka di zona hijau pada perdagangan Jumat (12/6/2026) pagi. Mata uang Garuda tercatat menguat 51,5 poin atau sebesar 0,29 persen, menempatkannya di posisi Rp17.937 per dolar AS dibandingkan dengan penutupan p…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET — Nilai tukar rupiah dibuka di zona hijau pada perdagangan Jumat (12/6/2026) pagi.
Mata uang Garuda tercatat menguat 51,5 poin atau sebesar 0,29 persen, menempatkannya di posisi Rp17.937 per dolar AS dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya.
Analis Mata Uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai bahwa penguatan rupiah hari ini didorong oleh meredanya tensi geopolitik global. Harapan baru muncul ke permukaan menyusul pernyataan optimistis dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, terkait resolusi konflik di Timur Tengah.
"Rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS oleh harapan damai di Timteng menyusul pernyataan Trump bahwa kesepakatan dengan Iran akan terjadi dalam waktu dekat," ujar Lukman saat memberikan analisisnya, Jumat (12/6/2026).
Baca Juga: BNN Ringkus Dua WNA Rusia dan Sita 7,8 Kg Hashish Bernilai Miliaran Rupiah
Untuk pergerakan sepanjang hari ini, Lukman memproyeksikan mata uang rupiah akan berfluktuasi dengan kecenderungan menguat di rentang Rp17.900 hingga Rp18.000 per dolar AS.
Pergerakan Mata Uang Global Pagi Ini
Di saat rupiah melaju positif, pergerakan mata uang di kawasan Asia terpantau bervariasi (mixed), sementara mayoritas mata uang negara maju justru tertekan di zona merah.
1. Pasar Asia Pasifik
-
Menguat: Won Korea Selatan (+0,71%), Peso Filipina (+0,37%), Yuan China (+0,12%), dan Dolar Hong Kong (+0,01%).
-
Melemah: Yen Jepang (-0,21%), Baht Thailand (-0,09%), dan Dolar Singapura (-0,08%).
2. Mata Uang Negara Maju (Kompak Melemah)
-
Franc Swiss: Melemah 0,14%
-
Euro Eropa: Melemah 0,11%
-
Dolar Kanada: Melemah 0,08%
-
Poundsterling Inggris: Melemah 0,07%
Kondisi yang sama juga menular ke belahan bumi selatan, di mana Dolar Australia ikut mencatatkan pelemahan sebesar 0,20 persen terhadap greenback (dolar AS) pada pembukaan pasar pagi ini.
Baca Juga: Rupiah Sentuh Rp17.812 per Dolar AS, Menkeu Sebut Pelemahan Tidak Masuk Akal dan APBN Tetap Aman
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.