Fakta Nasional

Skandal Mega Korupsi BGN Terbongkar, Anggaran Makan Bergizi Disulap Jadi TV 75 Inci

FAKTANASIONAL.NET - Kejaksaan Agung resmi menjebloskan tiga petinggi Badan Gizi Nasional (BGN) ke Rutan Salemba pada Rabu (3/6/2026). Ketiganya adalah eks Kepala BGN Dadan Hindayana, beserta dua mantan wakilnya, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung. Diku…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 04 June 2026 📖 1 menit
Skandal Mega Korupsi BGN Terbongkar, Anggaran Makan Bergizi Disulap Jadi TV 75 Inci
Skandal Makan Bergizi Gratis: Mantan Pimpinan Badan Gizi Nasional Resmi Ditahan Kejagung/(ig)

FAKTANASIONAL.NET - Kejaksaan Agung resmi menjebloskan tiga petinggi Badan Gizi Nasional (BGN) ke Rutan Salemba pada Rabu (3/6/2026).

Ketiganya adalah eks Kepala BGN Dadan Hindayana, beserta dua mantan wakilnya, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung.

Dikutip dari ROML, laporan yang disoroti oleh Ketua Satupena Kalbar, Rosadi Jamani, ketiganya diduga menjadi dalang utama korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG) periode 2025-2026 melalui manipulasi yayasan dan intervensi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, membongkar deretan markup anggaran yang sangat tidak rasional. Dana yang seharusnya untuk gizi anak bangsa dislewengkan untuk pengadaan 21.801 unit motor listrik senilai kurang lebih Rp1 triliun.

Tak hanya itu, penyidik juga menemukan pengadaan fiktif berupa 32.000 pasang sepatu, lebih dari 31.000 unit komputer tablet, hingga 5.400 unit televisi berukuran 75 inci yang harganya digelembungkan.

Terbongkarnya skandal penggelembungan dana ini membuka luka lama yang dialami masyarakat kelas bawah. Ironi menyeruak lantaran korupsi besar-besaran ini terjadi di tengah tragedi memilukan yang menimpa 33.626 pelajar di 31 provinsi akibat keracunan massal hidangan MBG.

Penahanan para tersangka selama 20 hari ke depan oleh Kejagung seolah menjadi jawaban atas tangisan para ibu yang anaknya tumbang akibat kualitas makanan yang buruk.

Publik kini mendesak Kejaksaan Agung untuk mengusut tuntas aliran dana triliunan rupiah tersebut hingga ke akarnya. Tragedi ini menjadi bukti nyata bagaimana keserakahan pejabat mengorbankan kesehatan generasi penerus bangsa.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK