Fakta Nasional

Skandal Pemerasan Bupati Pati: KPK Telusuri Peran Koordinator Demo

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami keterlibatan berbagai pihak dalam kasus dugaan pemerasan yang menyeret Bupati Pati, Sudewo. Fokus penyidikan kini mengarah pada sosok Ahmad Husein, alias Husein Pati, y…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Friday, 23 January 2026 📖 1 menit
Skandal Pemerasan Bupati Pati: KPK Telusuri Peran Koordinator Demo
KPK menemukan indikasi TPPU dari kasus Silmy Karim./(ist/fkn)

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami keterlibatan berbagai pihak dalam kasus dugaan pemerasan yang menyeret Bupati Pati, Sudewo.

Fokus penyidikan kini mengarah pada sosok Ahmad Husein, alias Husein Pati, yang sebelumnya dikenal sebagai inisiator aksi massa besar-besaran di wilayah tersebut pada pertengahan tahun 2025.

Ahmad Husein sebelumnya memimpin Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) untuk memprotes kebijakan kenaikan pajak PBB yang diberlakukan Sudewo.

Dilansir pada 22 Januari 2026, publik dikejutkan ketika Husein tiba-tiba berbalik arah menjadi pendukung sang Bupati dan menunjukkan perilaku pamer kekayaan (flexing) setelah klaim "perdamaian" tercapai.

Deputi Penindakan KPK, Asep Guntur Rahayu, menegaskan pihaknya akan memeriksa rekaman video aksi tersebut untuk melihat apakah ada motif tertentu di balik perubahan sikap mendadak sang koordinator lapangan.

Kasus ini mencuat setelah KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang berhasil mengamankan barang bukti berupa uang tunai senilai Rp2,6 miliar yang disembunyikan dalam karung.

Selain Sudewo, KPK juga telah menetapkan tiga Kepala Desa sebagai tersangka, yakni Abdul Suyono, Sumarniono, dan Karjan. Para pejabat desa ini diduga terlibat dalam praktik lancung bersama sang Bupati yang kini tengah menjalani proses hukum intensif di lembaga antirasuah.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK