Teror Bom Sekolah di Depok: Obsesi Gelap Mahasiswa IT Berujung Pidana
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Kasus teror bom yang melanda sepuluh sekolah di Depok, Jawa Barat, akhirnya terungkap. Pelaku di balik gangguan keamanan ini adalah Hylmi Rafif Rabbani (23), seorang mahasiswa aktif jurusan Teknologi Informasi, dilansir…
Dengarkan Ringkasan
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Kasus teror bom yang melanda sepuluh sekolah di Depok, Jawa Barat, akhirnya terungkap. Pelaku di balik gangguan keamanan ini adalah Hylmi Rafif Rabbani (23), seorang mahasiswa aktif jurusan Teknologi Informasi, dilansir pada 28 Desember 2025.
Berdasarkan penyelidikan, motif di balik aksi nekat pria kelahiran Semarang ini ternyata dipicu oleh persoalan asmara yang mendalam terhadap mantan kekasihnya yang berinisial K.
Hubungan antara Hylmi dan K sebenarnya telah terjalin cukup lama, yakni sejak mereka masih duduk di bangku SMA Islam Terpadu di kawasan Pancoran Mas.
Namun, kedekatan tersebut berubah menjadi obsesi yang tidak sehat setelah niat Hylmi untuk melamar korban ditolak oleh pihak keluarga. Kekecewaan ini kemudian memicu serangkaian tindakan destruktif yang menyasar lingkungan sekitar korban.
Sebagai mahasiswa IT, Hylmi diduga memanfaatkan kemampuan akademiknya untuk melakukan manipulasi identitas digital. Ia tidak hanya menyebarkan ancaman bom, tetapi juga melakukan perundungan siber dengan membuat akun media sosial dan e-mail palsu.
Pihak kepolisian mencatat adanya puluhan pesanan fiktif yang dikirimkan ke rumah korban sebagai bentuk intimidasi yang terencana.
Kasus ini menjadi pengingat penting bagi institusi pendidikan mengenai bahaya penyalahgunaan literasi digital. Kini, HRR harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di sel tahanan Polres Metro Depok guna menjalani proses hukum lebih lanjut.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.