Wakil Duta Besar Israel untuk PBB, Jonathan Miller, menyebut Abu Safiya sebagai tersangka anggota Hamas dan sedang dalam penyelidikan oleh pasukan keamanan Israel.
Israel juga mengklaim telah menangkap lebih dari 240 teroris, termasuk 15 orang yang diduga terlibat dalam serangan pada 7 Oktober 2023 di Israel selatan.
Penahanan Abu Safiya memicu reaksi dari WHO dan komunitas internasional. Richard Peeperkorn dari WHO menyatakan pihaknya telah kehilangan kontak dengan Abu Safiya sejak penahanannya dan mendesak pembebasan segera.
Utusan Palestina untuk PBB, Riyad Mansour, menekankan penderitaan rakyat Gaza yang terjebak dalam perang berkepanjangan.
Ia juga mengenang Mahmoud Abu Nujaila, seorang dokter dari Médecins Sans Frontières yang tewas dalam serangan pada November 2023.
Kata-kata terakhir Nujaila, “Siapa pun yang bertahan sampai akhir, akan menceritakan kisahnya,” menjadi simbol penderitaan dan keberanian pekerja medis di Gaza.
Serangan terhadap fasilitas kesehatan di Gaza telah memperparah krisis kemanusiaan di wilayah tersebut.
Pasien dan tenaga medis menghadapi risiko tinggi dalam memberikan layanan kesehatan.
WHO bersama Bulan Sabit Merah Palestina terus berupaya mengevakuasi korban perang dan pasien dari daerah konflik, meskipun tantangan keamanan tetap menjadi kendala besar.[dit]











