JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Indonesia sebagai salah satu negara penghasil mineral dan batu bara terbesar dunia memiliki potensi sumber daya alam yang sangat melimpah.
Namun, hingga kini pemerintah belum mengalokasikan anggaran khusus untuk eksplorasi tambang, berbeda dengan negara maju seperti Mesir.
Padahal, eksplorasi menjadi kunci utama dalam memperkuat cadangan mineral, meningkatkan penerimaan negara, dan mengundang investasi asing.
Eksplorasi tambang bukan sekadar mencari tambang baru, tetapi juga memastikan keberlanjutan cadangan mineral jangka panjang.
Tanpa data eksplorasi yang memadai, kebijakan dan perencanaan produksi hanya bertumpu pada laporan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) perusahaan tambang.
Padahal laporan ini seringkali bersifat parsial dan tidak mencakup survei menyeluruh pada wilayah potensial greenfield.
Tri Winarno, Dirjen Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM, menyatakan bahwa banyak negara maju telah menganggarkan dana eksplorasi secara rutin.
Contoh nyata adalah Mesir, yang dengan program dana eksplorasi berhasil menggandakan kekayaan sumber daya dari US$ 1,5 miliar menjadi US$ 3,5 miliar.











