Kondisi ini tentu menambah kompleksitas operasi penangkapan, apalagi ditambah kemungkinan dukungan finansial dan jaringan yang kuat bagi buronan.
Menanggapi pernyataan Arif, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menegaskan bahwa institusinya tetap fokus pada proses pembuktian perkara dengan terdakwa Hasto Kristiyanto.
Namun, Budi menambahkan, “Setiap informasi ataupun keterangan yang disampaikan oleh para saksi selanjutnya akan dilakukan analisis dan telaah oleh KPK,” katanya menegaskan komitmen transparansi dan akurasi data dalam setiap tahap penyidikan.
Meskipun lokasi Harun Masiku “sudah diketahui”, KPK belum dapat segera menangkap lantaran memerlukan persiapan matang agar operasi berjalan lancar dan aman bagi semua pihak. Dari sisi hukum, penangkapan buron juga memerlukan kerja sama internasional jika lokasi berada di luar negeri.
Para ahli hukum menilai pengungkapan titik lokasi Harun Masiku dapat memperkuat posisi KPK dalam instrumen diplomasi internasional maupun kerja sama penegakan hukum lintas negara.
Namun, mereka mengingatkan pentingnya bukti kuat dan prosedur yang benar agar tak terjadi pelanggaran hak asasi manusia maupun kesalahan penanganan yang berujung pada kegagalan operasi.
Dengan perkembangan terbaru ini, publik diharapkan terus memantau jalannya proses hukum dan mendukung upaya KPK yang bertujuan menegakkan keadilan tanpa pandang bulu.
Semoga langkah-langkah strategis dan transparansi informasi membawa hasil optimal dalam memberantas korupsi besar di Indonesia.[fkn]










