Gandeng Bank Jago & Superbank, YessCredit Fokus Garap Pasar Kredit Digital di Kota Kecil dan Berkembang

Kegiatan peresmian kantor pusat baru YesssCredit di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan/Dok. Evlogia.

Kota-kota tier-2 dan tier-3 dinilai memiliki potensi ekonomi besar. Berdasarkan data Twimbit Analysis (2024), meski PDB per kapita metropolitan mencapai Rp158 juta, pertumbuhan PDB di kota tier-2 dan tier-3 lebih tinggi, dengan CAGR 6,6% pada 2018–2022, dibandingkan metropolitan yang hanya 5,4%. Dari 163 juta penduduk perkotaan, 76% tinggal di wilayah tier-2 dan tier-3.

Direktur YesssCredit, Michael Li Meng, menegaskan bahwa teknologi menjadi kunci dalam memperluas inklusi. “Kami menggabungkan AI dengan pendekatan human-centered agar proses persetujuan lebih cepat dan mudah,” jelasnya.

Selain itu, Direktur YesssCredit Sylvia Yulianti Sirait menambahkan bahwa produk Installment Financing yang ditawarkan memiliki limit hingga Rp30 juta dengan tenor maksimal 24 bulan. “Kami menjamin transparansi harga, tenor fleksibel, serta tanpa biaya tersembunyi atau bunga mendadak. Tujuannya agar pembiayaan benar-benar mendorong produktivitas, bukan membebani,” tegasnya.

Dengan strategi ini, YesssCredit berharap dapat mempersempit kesenjangan akses kredit, sekaligus memperkuat peran pembiayaan digital dalam mendukung potensi ekonomi masyarakat di luar kota besar.[zul]