Di balik doanya yang tulus, tersimpan sebuah ironi yang mendalam. Gugatan cerai yang dilayangkan Tasya diduga dipicu oleh masalah finansial yang sangat serius. Ahmad Assegaf dituduh telah mengambil uang milik Tasya sebesar Rp 23 miliar dan bahkan menggadaikan sertifikat rumah milik ibunda Tasya. Meskipun dihadapkan pada perbuatan yang merugikan tersebut, Tasya tetap mendoakan suaminya, meskipun diselipi dengan sedikit candaan getir. “Namun kalau jatuh, semoga cuma kesandung kabel charger biar kapok,” tambahnya.
Tasya Farasya menegaskan bahwa perceraian antara dirinya dan Ahmad tidak akan memutus hubungan antara anak-anak mereka dengan ayahnya. Ia berkomitmen untuk tetap menjaga hubungan baik demi kepentingan buah hati mereka. “Dia tetap Baba kok buat anak-anak,” ungkap Tasya. Ia bahkan menyebutkan bahwa saat ini, ketika ia sedang berada di Dubai, anak-anaknya sedang menghabiskan waktu bersama Ahmad. Gugatan cerai ini sendiri telah didaftarkan secara elektronik pada 12 September 2025, dengan sidang perdana yang sudah digelar pada 24 September 2025.[dit]









