Sementara itu, belanja negara telah terealisasi sebesar Rp2.234,8 triliun atau 63,4 persen dari total pagu APBN 2025. Angka tersebut sedikit lebih rendah dibandingkan realisasi belanja September 2024 yang mencapai Rp2.251,8 triliun.
Purbaya juga menyebut keseimbangan primer APBN hingga September masih menunjukkan surplus Rp18 triliun, melampaui proyeksi pemerintah.
“Keseimbangan primer menunjukkan konsolidasi fiskal yang terus berlanjut. Ini bukti bahwa APBN tetap adaptif dan kredibel dalam menjaga pemulihan ekonomi sekaligus keberlanjutan fiskal jangka menengah,” ujarnya.[zul]











