Data perdagangan menunjukkan volume transaksi mencapai 23,28 miliar lembar saham dengan nilai Rp15,75 triliun. Kapitalisasi pasar (market cap) Bursa Efek Indonesia pun menyentuh rekor baru di angka Rp15.080,57 triliun.
Galang Dana dan Pipeline IPO
Mahendra menjelaskan bahwa penguatan IHSG didorong oleh kombinasi sentimen positif yang kuat, baik dari dalam negeri maupun global. Selain itu, iklim investasi yang kondusif juga tercermin dari kuatnya penghimpunan dana di pasar modal.
“Per 31 Oktober, nilai penawaran umum di pasar modal domestik mencapai Rp198,8 triliun,” ungkapnya.
OJK juga mencatat bahwa antusiasme perusahaan untuk melantai di bursa masih tinggi. Saat ini, terdapat 27 perusahaan yang berada dalam antrean (pipeline) penawaran umum perdana saham (IPO), dengan total nilai indikatif mencapai Rp21,8 triliun.[dit]










