KPK Bawa Sejumlah Pejabat Ponorogo ke Jakarta Usai OTT Kasus Mutasi Jabatan

Penggeledahan dilakukan guna mencari bukti tambahan pasca-OTT kasus dugaan pemerasan izin tinggal WNA dan gratifikasi tahun 2022-2026./zul-fkn.

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan yang menyeret sejumlah pejabat penting di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. OTT yang berlangsung pada Jumat, 7 November 2025 itu turut mengamankan Sekretaris Daerah, Direktur Utama RSUD, serta beberapa pihak swasta. Mereka telah tiba di Gedung Merah Putih KPK pada Sabtu, 8 November 2025 sekitar pukul 08.10 WIB untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa total ada 13 orang yang diamankan dalam operasi tersebut. Di antara mereka termasuk Bupati Ponorogo, Sekda, Dirut RSUD, Kabid Mutasi Setda, serta tiga pihak dari sektor swasta, salah satunya disebut sebagai adik Bupati. Sisa pihak yang tertangkap akan dibawa ke Jakarta dalam waktu berbeda, menyesuaikan kebutuhan penyidikan.

Pada tahap awal ini, semua pihak yang diamankan menjalani pemeriksaan intensif sesuai prosedur. OTT ini disebut berkaitan dengan dugaan suap dalam proses mutasi dan promosi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo. Meski begitu, KPK belum mengungkap secara rinci kronologi penangkapan, barang bukti, maupun identitas lengkap pihak lain yang turut terseret dalam kasus tersebut.

Exit mobile version