Revolusi Gizi Nasional: 19.000 Satuan Pelayanan Siap Beroperasi 2026

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana/(instagram)

Sekitar 70% dana dialokasikan untuk bahan baku lokal, sementara 20% lainnya menyerap tenaga kerja. Diperkirakan lebih dari 1,6 juta orang terlibat langsung dalam ekosistem ini, mulai dari staf dapur hingga pemasok bahan pangan.

Satu unit SPPG membutuhkan pasokan pangan yang stabil, seperti 5 ton beras dan ribuan butir telur setiap bulannya.

Kebutuhan ini menciptakan pasar pasti bagi petani padi dan peternak ayam petelur di sekitar lokasi pelayanan.

Dengan keterlibatan rantai pasok lokal, program ini diharapkan mampu memicu pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memastikan para santri dan pelajar mendapatkan asupan nutrisi terbaik untuk masa depan bangsa yang lebih cerah.[dit]