Daerah  

Pria 42 Tahun Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun Sawit Parindu

"Pria 42 Tahun Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun Sawit Parindu"
Pria 42 Tahun Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun Sawit Parindu. (Dok. Website/Faktakalbar.id)

Warga setempat, AT (42), kemudian membantu menurunkan tubuh korban setelah memanjat pohon tersebut. Saat dievakuasi, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa dengan ciri fisik leher membiru dan wajah pucat.

Petugas mengamankan sejumlah barang bukti di TKP, antara lain jaring keramba sepanjang 3,5 meter, satu helai kaos, dan celana pendek hitam yang dikenakan korban.

Pemeriksaan luar atau visum dilakukan oleh Edy Sinuraya dari Puskesmas Pusat Damai untuk memastikan penyebab kematian.

Hasil visum menunjukkan terdapat bekas jeratan yang jelas pada bagian leher, namun tidak ditemukan luka lain atau tanda kekerasan fisik pada bagian tubuh lainnya.

Selain itu, polisi menemukan pesan terakhir korban kepada istrinya melalui aplikasi WhatsApp yang berisi permintaan maaf terkait persoalan pribadi yang sedang dialami.

“Kami tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan dari pihak lain. Keluarga juga telah menerima peristiwa ini sebagai musibah dan membuat surat pernyataan penolakan autopsi,” jelas N. Ling.

Menyikapi kejadian ini, Polsek Parindu melalui Unit Binmas dan Bhabinkamtibmas akan meningkatkan penyuluhan kepada masyarakat.

Fokus utama adalah mengedukasi warga mengenai pentingnya kepedulian sosial serta deteksi dini terhadap permasalahan psikologis di lingkungan sekitar.

Pihak kepolisian juga meminta masyarakat untuk lebih peka terhadap kondisi keluarga maupun tetangga yang mungkin sedang mengalami tekanan hidup.

Dengan adanya penguatan dukungan lingkungan, diharapkan kasus penemuan jenazah di Parindu dengan motif serupa tidak terulang kembali di masa depan.

“Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya dukungan keluarga dan lingkungan dalam menghadapi persoalan hidup. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak ragu mencari bantuan dan berbagi cerita ketika menghadapi tekanan, agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari,” tutup N. Ling.

Baca Juga: Akhir Pelarian HA: Terduga Pembunuh Anak Politikus PKS Berhasil Diringkus

(Ariya)