Dengan membeli BBM, LPG, dan minyak mentah dari AS, Indonesia menunjukkan komitmen kemitraan ekonomi yang kuat tanpa harus mengorbankan stabilitas pasokan energi dalam negeri.
Lantas, bagaimana volume impor tetap terjaga? Pemerintah melakukan strategi pengalihan atau pergeseran sumber pembelian.
Pasokan yang biasanya diambil dari wilayah Asia Tenggara, Timur Tengah, dan Afrika kini dialihkan sebagian ke Amerika Serikat.
Secara teknis, neraca komoditas tetap sama, hanya asal negaranya yang berubah. Langkah ini juga dilakukan dengan tetap mengedepankan prinsip keekonomian yang menguntungkan bagi badan usaha milik negara.[dit]











