Beberapa warga masih bertahan di lokasi karena akses jalan yang rusak berat di wilayah pedalaman.
Tercatat ada 26 orang yang terkendala masalah logistik jalan, sementara 17 orang lainnya memilih untuk menunggu pembangunan hunian tetap (huntap) secara langsung daripada masuk ke huntara.
Pemerintah memastikan bahwa pendekatan personal tetap dilakukan agar seluruh penyintas bencana mendapatkan hunian yang layak dan aman secepat mungkin.[dit]










