BNPP RI Gandeng DAI Garap Pembangunan Berbasis Kesejahteraan di Perbatasan Sambas

FAKTANASIONAL.NET – Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI mempertegas komitmennya dalam membangun wilayah beranda depan negara dengan merangkul para tokoh agama.

Langkah ini diwujudkan melalui Seminar Internasional dan Upgrading DAI bertema “Sinergitas Dai dalam Pembangunan di Wilayah Perbatasan Negara” yang digelar di Aula Utama Kantor Bupati Sambas.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus, didampingi Bupati Sambas Satono.

Kehadiran para dai dari berbagai negara Asia Tenggara seperti Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, dan Brunei Darussalam menandai pentingnya kolaborasi lintas negara dalam menjaga stabilitas dan kemajuan kawasan.

Dai Sebagai Penggerak Mandiri

Dalam arahannya, Wamendagri Akhmad Wiyagus menekankan bahwa peran dai di era sekarang harus melampaui pembinaan spiritual.

Dai diharapkan mampu menjadi motor penggerak kemandirian masyarakat di berbagai lini.

“Para dai harus ikut mendorong kemandirian ekonomi, kemandirian pangan, hingga kemandirian di berbagai sektor kehidupan masyarakat,” tegas Akhmad Wiyagus, dikutip Jumat, 10 April 2026.

Wiyagus juga menjelaskan bahwa di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, wilayah perbatasan menjadi prioritas lewat program strategis seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, hingga Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).

Bukan Tembok, Tapi Kesejahteraan

Paradigma baru pengelolaan perbatasan juga dipaparkan oleh Kelompok Ahli BNPP RI, Nur Kholis.