Sementara itu, situasi terkini pasca-angin kencang di wilayah Kelurahan Sabintang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Provinsi Sulawesi Selatan, pada Rabu (22/4), telah kondusif menurut laporan BPBD setempat pada Jumat (24/4) kemarin.
Data dampak terakhir yang tercatat menyebutkan 11 rumah warga rusak ringan dan dua lainnya rusak sedang. Tidak ada laporan adanya korban jiwa. Warga yang rumahnya terdampak telah melakukan pembersihan dan perbaikan darurat.
Menyikapi potensi bahaya hidrometeorologi, seperti angin kencang, banjir dan tanah longsor, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan warga untuk tetap waspada. Peringatan dini cuaca ekstrem masih akan berpotensi terjadi dengan intensitas sedang hingga lebat untuk sebagian besar wilayah Indonesia. Ini berpotensi terjadi pada hari ini, Sabtu (25/4) hingga lusa (27/4).
BNPB mengimbau setiap keluarga untuk melakukan rencana kesiapsiagaan keluarga dan manfaatkan satu hari, tepatnya 26 April, untuk melakukan latihan kebencanaan bersama anggota keluarga. Beberapa langkah maupun latihan dapat dilakukan, misalnya pemangkasan ranting-ranting pohon sekitar rumah yang berpotensi roboh, gotong-royong warga untuk membersihan saluran air, latihan evakuasi mandiri hingga penyiapan tas siaga bencana apabila harus mengungsi sementara waktu.
Abdul Muhari, Ph.D.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB











