Wabah Hantavirus Gegerkan Dunia, Ilmuwan Inggris Kembangkan Vaksin mRNA Pertama

Wabah Hantavirus Membayangi Dunia, Sejauh Mana Ancamannya di Indonesia?/(ilustrasi/pixabay)

Menurut Sartbaeva, vaksin tersebut menggunakan teknologi ensilikasi yang memungkinkan penyimpanan vaksin pada suhu lebih tinggi dibanding vaksin mRNA konvensional.

Teknologi itu dinilai penting karena dapat mempermudah distribusi vaksin tanpa ketergantungan suhu beku ekstrem.

Meski begitu, para peneliti masih belum memastikan apakah vaksin tersebut efektif melawan strain Andes yang menjadi penyebab wabah di MV Hondius.

Dilansir pada 17 Mei 2026, pengujian lebih lanjut masih diperlukan sebelum teknologi tersebut bisa digunakan secara luas.

Perkembangan ini dinilai menjadi langkah penting dalam menghadapi ancaman hantavirus yang hingga kini belum memiliki obat maupun vaksin khusus.[dit]