Wabah Hantavirus Gegerkan Dunia, Ilmuwan Inggris Kembangkan Vaksin mRNA Pertama

Wabah Hantavirus Membayangi Dunia, Sejauh Mana Ancamannya di Indonesia?/(ilustrasi/pixabay)

FAKTANASIONAL.NET – Kasus infeksi hantavirus kembali menjadi perhatian dunia setelah muncul wabah di kapal pesiar berbendera Belanda MV Hondius.

Virus yang menyerang sejumlah penumpang itu diketahui berasal dari strain Andes, salah satu jenis hantavirus yang dapat memicu gangguan pernapasan serius hingga kematian.

Penularan virus ini umumnya berasal dari hewan pengerat seperti tikus. Manusia dapat terinfeksi ketika menghirup partikel dari urine, air liur, atau kotoran tikus yang telah terpapar virus.

Hingga Selasa, 12 Mei 2026, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat terdapat 11 kasus terkait wabah tersebut. Dari jumlah itu, sembilan kasus telah terkonfirmasi positif dan tiga orang dilaporkan meninggal dunia.

Di tengah meningkatnya perhatian global, tim peneliti dari Universitas Bath, Inggris, tengah mengembangkan vaksin mRNA pertama di dunia untuk melawan virus hantaan, salah satu strain hantavirus lainnya. Proyek tersebut didukung pemerintah Inggris sejak 2024.

Mengutip laporan Euronews, ahli kimia Universitas Bath sekaligus CEO EnsiliTech, Asel Sartbaeva, menyebut vaksin eksperimental itu menunjukkan hasil menjanjikan dalam uji laboratorium pada hewan.