Menanggapi situasi darurat ini, Kemlu RI segera menggerakkan jalur diplomasi dengan berkoordinasi bersama KBRI Ankara, KBRI Kairo, dan KBRI Amman untuk menyiapkan langkah kontingensi dan percepatan proses pemulangan.
Melansir laporan CNNIndonesia.com, nama-mana WNI yang tercatat dalam misi kemanusiaan ini meliputi Herman Budianto Sudarsono, Ronggo Wirasanu, Andi Angga Prasadewa, Aras Asad Muhammad, Hendro Prasetyo, Andre Prasetyo Nugroho, dan Rahendro Herubowo.
Pemimpin Redaksi Republika, Andi Muhyidin, menegaskan bahwa keselamatan para jurnalis dan relawan merupakan prioritas utama.
Pihaknya menolak segala bentuk kriminalisasi terhadap gerakan kemanusiaan di wilayah perairan internasional dan mendesak jaminan keselamatan bagi seluruh korban penahanan.[dit]











