Fungsi kehadiran negara, menurut perspektifnya, adalah sebagai stabilisator ulung yang mampu menggaransi titik keseimbangan antara laju pertumbuhan makro dengan keadilan pemerataan kekayaan yang harus bisa dicecap langsung oleh masyarakat akar rumput.
Tanpa intervensi tersebut, pertumbuhan ekonomi hanyalah deret angka fiktif.
Untuk merancang fondasi ekonomi kerakyatan yang solid, Prabowo menyodorkan syarat esensial berupa arsitektur birokrasi yang kuat dan pelayanan publik yang tangkas.
Negara-negara maju di seluruh penjuru dunia pasti memiliki keunggulan mutlak dalam kualitas pelayanan publik.
Pemerintah memikul tanggung jawab besar menciptakan kepastian hukum yang dapat memuluskan jalan bagi para pelaku usaha untuk menyerap tenaga kerja.[dit]
Sebagai bukti konkret penguatan institusi krusial negara, presiden membeberkan strategi peningkatan kesejahteraan aparatur demi mencetak lembaga pemerintahan yang bersih dan mumpuni.
Ia bahkan mengungkapkan sebuah lompatan kebijakan tajam, di mana penghasilan untuk formasi profesi hakim saat ini telah diinjeksi kenaikan dramatis yang mencapai hampir 300 persen demi memproteksi integritas pilar keadilan sosial nasional.[dit]











