“Dengan hadirnya SPKLU Center kelima di Jakarta, kami ingin meyakinkan masyarakat, khususnya di wilayah Jakarta dan sekitarnya, tidak perlu ragu dan khawatir untuk beralih ke kendaraan listrik sebagai solusi mobilitas sehari-hari,” terang Andy secara optimistis.
Andy menguraikan bahwa SPKLU Center Tanjung Priok dirancang dengan spesifikasi premium yang sangat lengkap. Di lokasi ini, PLN menyediakan 8 unit Ultra Fast Charging, 1 unit Medium Charging, serta ekosistem pendukung roda dua berupa 2 unit SPKLU Roda Dua dan 2 unit Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU).
Hadirnya pusat pengisian daya di Tanjung Priok ini melengkapi empat SPKLU Center ikonik yang telah eksis sebelumnya di kawasan Bulungan, Menteng, Sakura Garden City Jakarta Timur, hingga Rest Area Cibubur KM 10,6 Jalur Tol Jagorawi.
Secara akumulatif, PLN bersama jajaran mitra strategisnya kini telah mengoperasikan total 724 unit SPKLU yang tertanam di 405 titik lokasi strategis di seantero DKI Jakarta.
Guna menghapus kecemasan pengendara di jalan (range anxiety), PLN telah mengintegrasikan seluruh sebaran infrastruktur ini ke dalam genggaman konsumen lewat fitur Electric Vehicle Digital Services (EVDS) di aplikasi PLN Mobile.
Melalui asisten digital tersebut, pemilik EV dapat melacak lokasi charger terdekat, memetakan rute perjalanan logistik daya, hingga memantau kondisi antrean colokan secara real time.
“Dengan dukungan infrastruktur yang semakin luas dan layanan digital yang terintegrasi, PLN optimistis kendaraan listrik akan semakin banyak digunakan dan menjadi bagian dari green lifestyle masyarakat,” urai Andy memungkasi keterangannya.
Baca Juga: Drama Penangkapan Bupati Pekalongan: Terdeteksi di SPKLU Saat Sedang Isi Daya











