KUBU RAYA, FAKTANASIONAL.NET – Satu orang tewas dan empat lainnya luka-luka dalam peristiwa kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah minibus dan truk di Jalan Trans Kalimantan Kilometer 19 Desa Jawa Tengah Kecamatan Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya pada Jumat (29/5/2026) dini hari.
Peristiwa tabrakan tersebut melibatkan kendaraan minibus bernomor polisi KB 1583 VL yang dikemudikan oleh Rudyanto dan truk bernomor polisi KB 8981 HF yang dikendarai oleh Riswan.
Pihak kepolisian langsung bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap penyebab pasti insiden tersebut.
Kasat Lantas Polres Kubu Raya J Effendhy Kusuma melalui Kasubsie Penmas Ade membeberkan kronologi insiden lalu lintas pada dini hari tersebut.
Ade menjelaskan bahwa kejadian bermula saat truk yang dikemudikan Riswan melaju dari arah Kota Pontianak menuju arah Sanggau.
“Sesampainya di TKP, tepatnya di depan SPBU Desa Korek, tiba-tiba dari arah berlawanan muncul minibus yang dikemudikan oleh Rudyanto. Minibus tersebut mendadak kehilangan kendali dan melebar masuk ke jalur sebelah kanan,” ujar Ade dalam keterangannya, Jumat (29/5/26).
Tabrakan di rute lintasan antarwilayah tersebut tidak dapat terhindarkan lagi mengingat jarak kedua kendaraan yang sudah terlalu dekat.
Penyidik kepolisian menduga kuat bahwa hilangnya kendali atas minibus tersebut dipicu oleh kondisi fisik pengemudi yang tidak prima saat berkendara.
“Dugaan sementara, penyebab kecelakaan lalu lintas ini dikarenakan pengemudi minibus mengalami kelelahan ekstrem hingga terjadi micro sleep (tertidur sesaat). Hal inilah yang memicu kendaraan fatal tersebut keluar dari jalurnya,” ungkapnya.
Insiden kecelakaan maut Trans Kalimantan ini mengakibatkan lima orang yang berada di dalam minibus menjadi korban.
Pengemudi minibus atas nama Rudyanto dinyatakan meninggal dunia saat mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Kartika Husada akibat luka serius.
Dua penumpang minibus bernama Heni Kurniati dan Tegar Tri Wahyudi saat ini dilaporkan sedang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Kartika Husada.
Dua penumpang lainnya yaitu Siti Khodijah dan Fransiskus Sendra terpaksa dirujuk ke RSUD Soedarso untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Pengemudi truk atas nama Riswan yang merupakan warga Dusun Karya II Desa Jawa Tengah dilaporkan dalam kondisi selamat tanpa luka berarti.
Polres Kubu Raya secara tegas mengeluarkan imbauan kepada seluruh pengguna jalan agar lebih waspada saat melintasi rute rawan tersebut guna mencegah terulangnya kecelakaan maut Trans Kalimantan serupa.
Pihak kepolisian meminta para pengemudi yang menempuh perjalanan jauh agar tidak memaksakan diri untuk terus berkendara jika rasa kantuk dan lelah sudah menyerang.
” Lebih baik meluangkan waktu 15 hingga 30 menit untuk beristirahat di rest area atau SPBU terdekat, demi keselamatan diri sendiri dan orang lain. Kasus kecelakaan ini kini sedang ditangani lebih lanjut oleh Unit Laka Lantas Satlantas Polres Kubu Raya,”tegas Ade.
(*Red)











