“Kami sangat gembira karena kini kita telah memiliki Comprehensive Strategic Partnership. Tentunya, ke depan kita ingin melihat kerja sama yang lebih konkret, lebih seimbang, dan lebih berdampak,” jelas Prabowo.
Kunjungan Kelima dalam 1,5 Tahun Kepemimpinan
Presiden Prabowo Subianto mendarat di Bandara Orly, Paris, pada Selasa (26/5/2026) pagi untuk memulai rangkaian lawatan kenegaraannya di Prancis. Sejak resmi dilantik sebagai Presiden RI pada 20 Oktober 2024, Prabowo tercatat sangat aktif dan intensif merajut jalinan diplomasi dengan negara mode tersebut.
Sepanjang hampir 1,5 tahun masa kepemimpinannya, koordinasi tingkat tinggi antarkedua kepala negara telah terjalin sangat intens. Prabowo tercatat sudah empat kali melakukan kunjungan dinas ke Prancis, serta telah satu kali menjamu kunjungan resmi Presiden Emmanuel Macron beserta delegasi besarnya di Indonesia.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Sugiono menjelaskan bahwa lawatan Presiden Prabowo ke Paris kali ini dilakukan secara khusus untuk memenuhi undangan langsung dari Presiden Emmanuel Macron yang sempat tertunda karena bentroknya jadwal dinas sebelumnya.
“Ini adalah undangan dari Presiden Macron yang sebenarnya sempat tertunda. Jadi waktu itu saya kalau tidak salah tanggal, bulan April kunjungan yang diharapkan dilaksanakan, namun waktu yang tidak cocok pada saat itu,” ungkap Sugiono kepada awak media, Rabu (27/5/2026).
Baca Juga: Estafet Kepemimpinan Pencak Silat: Sugiono Terpilih Aklamasi Jadi Ketum PB IPSI 2026-2030











