Apresiasi Tinggi dari Pemerintah Arab Saudi
Terlepas dari dinamika isu distribusi daging, Gus Irfan memberikan apresiasi tinggi terhadap tingkat kepatuhan jemaah haji asal Indonesia. Tata kelola pembayaran dam kini berjalan semakin tertib dan terstruktur seiring dengan tingginya kesadaran jemaah untuk memanfaatkan saluran pembayaran resmi yang disediakan pemerintah.
Berdasarkan data hingga 2 Juni 2026, tercatat sebanyak 195.326 jemaah haji Indonesia telah menyelesaikan kewajiban dam mereka dengan rincian sebagai berikut:
-
Sebanyak 135.367 jemaah menunaikan pembayaran melalui Adahi (lembaga resmi bentukan pemerintah Arab Saudi).
-
Sebanyak 53.506 jemaah memilih membayar dam sejak masih berada di Indonesia.
-
Sebanyak 6.453 jemaah memilih opsi mengganti kewajiban dengan berpuasa.
-
Sementara sisanya, sebanyak 4.084 jemaah, tidak membayar dam karena mengambil pilihan haji ifrad.
Tingginya angka jemaah yang menunaikan kewajiban keagamaan melalui jalur formal ini menjadi sorotan positif sekaligus menuai pujian langsung dari otoritas Arab Saudi.
“Artinya sudah ada peningkatan yang luar biasa. Ini menjadi salah satu alasan mengapa pemerintah Arab Saudi memberi apresiasi kepada kita,” pungkas Gus Irfan.
Baca Juga: Komisi C DPRD DKI Dorong BLUD Kesehatan Bidik Potensi Pendapatan dari Vaksinasi Haji dan Umrah











