Jejak Ratusan Miliar Dana George Soros di Indonesia: Deretan Media dan LSM yang Terseret

Jejak Ratusan Miliar Dana George Soros di Indonesia: Deretan Media dan LSM yang Terseret/(foto ilustrasi: AI-Gemini)

FAKTANASIONAL.NET – Perbincangan hangat tengah mewarnai ruang publik dan dunia maya Indonesia pasca beredarnya rincian aliran dana hibah dari Open Society Foundations (OSF).

Lembaga filantropi raksasa yang didirikan oleh investor kawakan asal Amerika Serikat, George Soros, ini diketahui telah mengucurkan dana dalam jumlah masif ke berbagai organisasi dalam negeri.

Melansir postingan akun Instagram @berpikir.rasional pada 7/6/2026, terkuak fakta bahwa sejumlah media massa, lembaga riset, organisasi masyarakat sipil, hingga unit institusi pendidikan tinggi menjadi penerima manfaat bantuan asing tersebut sepanjang periode 2020 hingga 2024.

Dari Tempo hingga Celios: Rincian Aliran Dana Yayasan Asing

Merujuk pada dokumen yang diklaim sebagai basis data resmi hibah OSF, aliran dana bernilai fantastis ini menyasar berbagai entitas dengan rekam jejak yang cukup dikenal publik.

Di sektor jurnalistik, PT Info Media Digital Tempo tercatat mengantongi pendanaan sekitar Rp11 miliar atau setara dengan US$627.272 selama rentang waktu 2020–2023.

Portal berita PT Voi Media Informasi juga disebut menerima suntikan dana segar sekitar Rp7,6 miliar (US$430.148) pada tahun 2020, yang kemudian disusul oleh platform The Conversation Indonesia dengan kucuran dana sekitar Rp1 miliar (US$60.000) pada tahun yang sama.

Tidak berhenti di ranah media, sokongan modal dari OSF juga mengalir deras ke kantong puluhan lembaga riset dan organisasi sipil.

Kurawal Foundation menjadi nama dengan nominal penerimaan paling mencolok, yakni menyentuh angka sekitar Rp109 miliar untuk periode 2021 hingga 2023.

Diikuti oleh Yayasan Celios Pencerah Bangsa yang menerima kucuran Rp45 miliar (2023–2024), serta afiliasinya PT. Celios Riset Pratama (CELIOS) sebesar Rp3 miliar (US$186.092) pada tahun 2022.