FAKTANASIONAL.NET — Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bergerak cepat merespons isu tingginya harga bahan bakar pesawat (avtur) di dalam negeri.
Demi mencegah efek domino pada sektor pariwisata, Kemenpar intensif berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk merumuskan solusi terbaik bagi industri penerbangan nasional.
Pemerintah menyadari bahwa tingginya harga avtur berpotensi mengancam konektivitas udara, menurunkan daya beli tiket masyarakat, hingga menghambat roda ekonomi nasional.
Oleh karena itu, menjaga stabilitas ekosistem penerbangan menjadi prioritas utama saat ini.
“Kami bersama Kementerian Perhubungan melakukan komunikasi dengan industri penerbangan di dalam negeri untuk bersama-sama menjaga ekosistem industri penerbangan nasional, yang akan berdampak positif terhadap pertumbuhan sektor pariwisata secara berkelanjutan,” tulis pernyataan resmi Kemenpar di Jakarta, dikutip Senin (15/6/2026).
Strategi Mitigasi Harga Tiket Domestik
Konektivitas udara memegang peran krusial dalam memobilisasi wisatawan ke berbagai destinasi unggulan di real estate kepulauan Indonesia.
Untuk memastikan minat bepergian masyarakat tidak lesu, pemerintah menyiapkan sejumlah langkah strategis:










