Perkuat Hubungan Dagang, Taiwan Select Pavilion Pamerkan Inovasi Teknologi AI di IIES 2026

FAKTANASIONAL.NET — Hubungan kerja sama ekonomi, perdagangan, dan industri antara Taiwan dan Indonesia kian dipererat melalui ajang pameran internasional.

Langkah ini ditandai dengan hadirnya Taiwan Select Pavilion dalam gelaran Indonesia Import & Export Branding Showcase (IIES) 2026 yang berlangsung di ICE BSD City, Tangerang, Banten, Kamis (18/6/2026).

Menjadi salah satu daya tarik utama bagi para pelaku usaha, investor, dan distributor, paviliun ini memboyong 29 perusahaan kenamaan asal Taiwan.

Mereka memamerkan jajaran produk kreatif, teknologi pintar (smart technology), solusi bisnis digital, hingga produk penunjang gaya hidup modern.

Direktur Divisi Ekonomi Kantor Ekonomi dan Perdagangan Taipei di Indonesia (TETO), Lu Feng-Jing, menyatakan bahwa lanskap kemitraan ekonomi kedua belah pihak kini telah bergeser dan mengalami ekspansi.

Kerja sama bilateral tidak lagi hanya berkutat pada sektor manufaktur dan perdagangan konvensional semata.

“Paviliun ini menunjukkan kreativitas, inovasi, dan komitmen Taiwan terhadap kualitas produk,” ujar Lu di sela-sela peresmian pembukaan Taiwan Select Pavilion.

Bagi Taiwan, Indonesia yang memiliki populasi lebih dari 280 juta jiwa merupakan pasar strategis yang menawarkan potensi ekspansi bisnis jangka panjang yang menjanjikan.

Namun, Lu mengingatkan bahwa penetrasi pasar di tanah air memerlukan strategi yang matang.

Baca Juga: Tanpa IPTEK, Mustahil UMKM Bertahan! Wamen Helvi Moraza Ungkap Strategi Jitu Gandeng Kampus dan Bank BRI

Menurut Lu, keberhasilan memasuki pasar Indonesia membutuhkan kesabaran, jaringan lokal yang kuat, serta komitmen berkelanjutan.

Melalui pameran tersebut, perusahaan Taiwan diharapkan dapat memperluas pemahaman terhadap kebutuhan pasar Indonesia sekaligus membangun kemitraan yang lebih erat.

“Saya yakin perusahaan Taiwan dan Indonesia dapat menemukan peluang baru serta membangun kerja sama yang berkelanjutan,” katanya optimis.

Sektor Bisnis Sambut Positif, Bosowa Buka Peluang Kemitraan baru

Dukungan terhadap penguatan relasi dagang ini juga disuarakan oleh pelaku usaha senior tanah air.

Pendiri Bosowa Group, HM Aksa Mahmud, mengonfirmasi bahwa hubungan bisnis antara korporasi Indonesia dan Taiwan sejatinya telah mengakar kuat sejak lama.

Aksa, yang memiliki pengalaman menyaksikan langsung lompatan industri di Taiwan, memuji keunggulan penguasaan teknologi pintar di sana. Ia mengungkapkan bahwa lini bisnis raksasanya sendiri di sektor infrastruktur disokong oleh kemitraan erat bersama Taiwan.