Edukasi Pemuda Bijak Bermedsos Polisi Sisipkan Pesan Pada Turnamen Mobile Legends Polres Sambas

Pertandingan Turnamen Mobile Legends Polres Sambas di area arena kafe. (Dok. Ist)

SAMBAS, FAKTANASIONAL.NET – Kepala Kepolisian Resor Sambas Wahyu Jati Wibowo membuka secara resmi Turnamen Mobile Legends Polres Sambas dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 bertempat di Renys Cafe Desa Durian pada Sabtu (20/6/2026).

Kompetisi olahraga elektronik tingkat kabupaten yang memperebutkan Piala Kapolri Cup 2026 ini diikuti oleh 23 tim perwakilan dari berbagai kecamatan.

Wahyu Jati Wibowo mengatakan bahwa ajang ini diselenggarakan sebagai sarana strategis kepolisian untuk mempererat hubungan dengan generasi muda dan komunitas gim di Kabupaten Sambas.

“Turnamen yang dilaksanakan merupakan bagian dari semangat Hari Bhayangkara ke-80 untuk semakin mendekatkan Polri dengan berbagai komunitas, termasuk komunitas esports,” ujar Wahyu Jati Wibowo.

Babak kualifikasi awal yang berlangsung ketat berhasil menyaring delapan tim terbaik untuk melaju ke fase perempat final kompetisi.

Kedelapan tim yang sukses menembus babak perempat final tersebut adalah Celcius, Zenith Pride, Samator, Hitam 67, Victim, Bakwan Esports, Sejiram Esports, dan The High.

Persaingan sengit di arena pertandingan kemudian menyisakan empat tim tangguh yang berhak lolos ke babak semifinal yaitu Celcius, Samator, Bakwan Esports, dan Sejiram Esports.

Laga puncak atau babak final akhirnya mempertemukan ketangguhan tim Celcius melawan Bakwan Esports yang bertanding memperebutkan gelar juara utama.

Pihak kepolisian memastikan bahwa tim pemenang dalam Turnamen Mobile Legends Polres Sambas ini akan dikirim untuk bersaing di tingkat Provinsi Kalimantan Barat.

“Tim yang berhasil meraih gelar juara pertama nantinya akan mewakili Polres Sambas pada Turnamen Mobile Legends Kapolri Cup tingkat Polda,” katanya.

Selain menyajikan kompetisi olahraga digital, jajaran kepolisian setempat juga memanfaatkan momentum ini untuk menyampaikan edukasi mengenai pentingnya bijak bermedia sosial.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor Sambas Sadoko Kasih Wiyono mengingatkan seluruh penonton dan peserta agar selalu memverifikasi kebenaran informasi sebelum membagikannya.

Langkah antisipasi tersebut dinilai sangat penting agar masyarakat tidak mudah menyebarkan berita bohong demi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban daerah.

Aparat penegak hukum pada kesempatan yang sama turut menyosialisasikan nomor layanan darurat resmi 110 untuk mempermudah pelaporan potensi tindak pidana warga.

(*Red)