Gapai Puncak Gunung Kerinci, Hasto Ajak Kader PDIP Nyalakan Api Perjuangan Bung Karno

“Dari keyakinan dan keteguhan itu akan lahir keberanian, dan dari keberanian akan lahir kebenaran, dan selanjutnya menciptakan kesabaran, hingga kebenaran Satyam Eva Jayate, pada akhirnya kebenaran akan menang,” kata Hasto.

Di puncak Gunung Kerinci, Hasto pun menyempatkan diri untuk berdoa bagi nusa bangsa, terlebih dalam kondisi saat ini.

“Meskipun saya bukan pemanjat gunung, dari atas puncak ini kita bisa berkontemplasi, sembari mendoakan ibu Megawati dan keluarga, serta bangsa dan negara kita dalam kondisi seperti sekarang ini,” ungkap Hasto.

Di lain sisi, Hasto Kristiyanto menunjukkan kondisi fisik yang prima setelah menjalani pendakian selama tiga hari dua malam di Gunung Kerinci.

Hasto Kristiyanto berhasil menyelesaikan perjalanan turun menuju kaki gunung dalam waktu kurang dari lima jam. Dengan langkah mantap menyentuh tanah kembali, Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa pendakian ini bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan simbol pengejawantahan pikiran serta semangat Bung Karno dan Megawati.

Di usianya yang hampir menginjak enam dekade, ketegaran yang ditunjukkannya menjadi bukti bahwa semangat juang yang diwariskan Bung Karno dan Megawati Soekarnoputri tak pernah surut oleh waktu.

Dari ketinggian Kerinci hingga bumi pertiwi, pesan yang dibawanya menggema bahwa politik harus tetap menjadi jalan pengabdian, dan kebenaran, bagaimanapun jalannya, pada akhirnya akan selalu menang.

Bagi Hasto, pekik “Merdeka” di penghujung rimba adalah pengingat bahwa perjuangan bagi rakyat marhaen tidak pernah benar-benar usai, dan akan terus ia gelorakan bersama seluruh kader di seluruh penjuru Nusantara.