Bungkam Disebut Presiden AS Donald Trump Tentang Isu Iran, Wapres JD Vance: Saya Tidak Tahu ke Mana Situasi Akan Berkembang

Militer AS telah melancarkan beberapa gelombang serangan terhadap Iran sejak 8 Juli 2026. Central Commando/CENTCOM (Komando Pusat Militer AS (CENTCOM) menyatakan serangan ini merupakan respons atas tindakan Iran terhadap kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz.

Pasukan Iran membalas dengan melancarkan serangan terhadap sejumlah pangkalan militer AS di beberapa negara di Timur Tengah.

Pasukan ini mengumumkan penutupan Selat Hormuz hingga Amerika Serikat menghentikan campur tangannya di kawasan tersebut pada Ahad lalu, setelah kembali terjadi saling serang antara kedua negara.

Presiden AS Donald Trump menyatakan negaranya akan menjadi ‘penjaga’ Selat Hormuz pada 13 Juli lalu. Ia juga mengatakan AS kembali memberlakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran. (adm)