HARI ini kamera akan banyak tertuju ke Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Hari ini jenazah Sutrimo, penjaga rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, akan dilakukan ekshumasi. Penggalian kubur mengangkat jenazah untuk dilakukan otopsi ulang terhadap jenazah itu.
Aan Rohaeni, kuasa hukum pihak keluarga Sutrimo, memastikan tidak akan hadir, karena tidak akan sanggup melihat kondisi jenazah Sutrimo. Pihak keluarga akan diwakili oleh dirinya sebagai kuasa hukum, “jelas Aan. Apa pun hasilnya, pihak keluarga sudah menyerahkan semuanya kepada Kepolisian.
Kematian Sutrimo menjadi tanda tanya besar dan sejak awal terdapat banyak kejanggalan. Menurut pihak keluarga, sekitar jam 04:00, lewat ponselnya, Sutrimo masih berkirim foto yang menunjukkan ia masih berada di depan rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah. Paginya, Sutrimo sudah tiada.











