Hukum  

KPK Diminta Telusuri Aliran Dana Rp2,94 Miliar dalam Kasus Proyek Bekasi

FAKTANASIONAL.NET – Jejak dugaan aliran dana dalam perkara suap ijon proyek di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, kembali menjadi perhatian.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta tidak berhenti pada pemeriksaan Henri Lincoln, Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kabupaten Bekasi.

KPK Watch Indonesia mengapresiasi langkah penyidik yang memeriksa Henri sebagai saksi. Dalam proses tersebut, penyidik juga menyita sejumlah uang yang diduga berkaitan dengan penerimaan dari pengusaha Sarjan.

Nama Henri sebelumnya disebut dalam surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK terhadap Sarjan. Dakwaan tersebut dibacakan dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Bandung pada 9 Maret 2026.

Dalam dakwaan itu, Henri disebut menerima Rp2,94 miliar dari Sarjan yang berkaitan dengan sejumlah proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Direktur Eksekutif KPK Watch Indonesia M. Yusuf Sahide meminta penyidik memperluas penelusuran kepada pihak lain di lingkungan SDABMBK. Salah satu nama yang disebut ialah Tenny Intania, yang pernah menjabat Kepala Bidang Bina Konstruksi.