JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – PT Pertamina (Persero) akan mempertegas arah bisnisnya dengan fokus pada sektor energi, khususnya minyak dan gas bumi (migas). Kebijakan ini merupakan bagian dari restrukturisasi model bisnis baru yang tengah disiapkan oleh Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), lembaga pengelola aset dan investasi BUMN.
Chief Operating Officer BPI Danantara, Dony Oskaria, menjelaskan bahwa langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat fokus bisnis dan efisiensi ekosistem BUMN. Menurutnya, unit usaha Pertamina yang tidak berkaitan langsung dengan migas akan dialihkan atau digabungkan dengan perusahaan pelat merah lain di sektor sejenis.
“Pertamina ke depan akan fokus pada oil and gas. Karena itu, lini bisnis yang berada di luar sektor tersebut akan dipisahkan,” ujar Dony, dikutip redaksi, Minggu (12/10/2025).
Salah satu implementasi kebijakan ini adalah penggabungan maskapai Pelita Air, yang selama ini berada di bawah Pertamina, dengan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA). Dony menegaskan, meski kondisi keuangan Garuda masih dalam tahap pemulihan, proses integrasi ini tidak akan mengganggu stabilitas kinerja Pelita Air yang kini menunjukkan performa positif.











