Misi Kemanusiaan Aceh: Solidaritas Internasional dan Relawan Membanjiri Daerah Terdampak

PMI Desak Pemerintah Ambil "Langkah Luar Biasa" Tangani Banjir Aceh: Prioritas Komunikasi dan Logistik/(Instagram)

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Pemerintah Aceh telah secara resmi meminta bantuan kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui UNDP dan UNICEF untuk penanganan paska banjir dan longsor yang melanda 18 kabupaten/kota di Aceh. Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, menyebutkan pertimbangan pengalaman kedua lembaga ini saat penanganan tsunami 2004 menjadi alasan utama permintaan resmi ini. Kehadiran lembaga internasional ini diharapkan dapat memperkuat upaya pemulihan yang sedang berjalan, 15 Desember 2025.

Dukungan Luar Biasa dari Lembaga dan Relawan

Di samping PBB, tercatat sudah ada 77 lembaga kemanusiaan dan 1.960 relawan yang aktif membantu penanganan bencana. Kelompok ini terdiri dari lembaga lokal, nasional, dan internasional, yang menunjukkan tingkat solidaritas yang tinggi. Beberapa nama besar yang terdaftar dalam Desk Relawan BNPB Aceh antara lain Save The Children, Islamic Relief, Baznas, EMT AHS UGM, dan Koalisi NGO HAM. Jumlah relawan dan lembaga ini diperkirakan akan terus bertambah seiring berjalannya masa respons kebencanaan.