Menuju Indonesia Nuklir 2032: Harapan dan Kehati-hatian di Senayan

Araghchi Tuntut Ganti Rugi AS Sebagai Syarat Lanjutan Negosiasi Nuklir/(pixabay)

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Rencana ambisius pemerintah untuk mengintegrasikan energi nuklir ke dalam sistem kelistrikan nasional mendapatkan respons positif dari DPR RI.

Anggota Komisi XII, Ratna Juwita Sari, mendukung langkah transisi energi ini namun memberikan catatan kritis terkait aspek keamanan.

Transformasi menuju energi bersih memang mendesak, tetapi nuklir bukanlah proyek sembarangan yang bisa dikerjakan tanpa persiapan matang, 18 Februari 2026.

Ratna menegaskan bahwa meski nuklir efektif menekan emisi karbon, risikonya sangat besar. Oleh karena itu, transparansi dan pengawasan ketat menjadi harga mati.

Pemerintah diminta memprioritaskan kesiapan teknologi, kualitas sumber daya manusia, serta yang paling penting adalah penerimaan masyarakat secara luas.