Operasi Senyap di Jawa Tengah: Bupati Pekalongan Terjaring OTT KPK di Semarang

Gedung KPK
Gedung KPK/(ist/fkn)

FAKTANASIONAL.NET – Dini hari 3 menuju 4 Maret 2026, menjadi momen kejatuhan bagi kepemimpinan di Kabupaten Pekalongan. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melancarkan Operasi Tangkap tangan (OTT) yang berujung pada penangkapan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq.

Penangkapan dilakukan di wilayah Semarang, di mana Fadia diamankan bersama ajudan dan orang kepercayaannya.

Operasi ini mengejutkan publik karena dilakukan secara mendadak namun dengan perencanaan yang matang.

BACA JUGA: KPK Tangkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam OTT di Semarang

Tak berhenti di situ, KPK memperluas jangkauan operasinya ke wilayah Pekalongan dan mengamankan 11 orang lainnya. Salah satu nama besar yang ikut terseret adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Mohammad Yulian Akbar, dilansir

Serangkaian penangkapan ini menandakan adanya praktik lancung yang melibatkan hierarki atas pemerintahan daerah, yang kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan penyidik di Gedung Merah Putih, Jakarta.

Dalam operasi ini, tim KPK tidak hanya mengamankan para terduga pelaku, tetapi juga menyita sejumlah barang bukti yang signifikan. Barang bukti elektronik (BBE) dan kendaraan roda empat telah diamankan dan dibawa menuju Jakarta.

BACA JUGA: Skandal Suap Pajak Jakut: KPK Seret Pegawai KPP Madya Bogor