FAKTANASIONAL.NET – Layanan transportasi di Terminal Bus Kampung Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur, sempat terganggu akibat genangan air yang mengepung kawasan tersebut sejak Sabtu (21/3/2026) malam.
Meski mulai berangsur surut pada Minggu (22/3/2026) pagi, pengelola terminal harus memutar otak demi memastikan pergerakan penumpang antar kota tetap berjalan.
Pengendali Terminal Kampung Rambutan, Mulyono, mengungkapkan bahwa luapan air tidak hanya merendam area terminal dalam kota, tetapi juga mencapai zona layanan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).
Bahkan, kantor pengelola terminal dalam kota turut terdampak dengan ketinggian air sekitar lima sentimeter.
Mulyono menjelaskan kronologi kenaikan air yang cukup signifikan pada dini hari tadi.
“Genangan mulai terjadi sekitar pukul 21.00 dengan ketinggian 30 sentimeter, kemudian mencapai puncaknya sekitar 50 sentimeter pada pukul 01.30. Namun pagi ini air sudah berangsur surut,” ujarnya saat memberikan keterangan di lokasi.
Jalur Darurat dari Bangku Besi
Memasuki pukul 08.00 WIB, ketinggian air dilaporkan masih menyisakan sekitar 20 hingga 25 sentimeter, terutama di titik-titik krusial seperti jalur keberangkatan menuju Jawa Barat.
Guna menyiasati hal ini, pihak terminal melakukan langkah darurat agar penumpang tidak perlu berendam air saat akan naik ke bus.
“Untuk memastikan aktivitas tetap berjalan, pengelola terminal mengambil langkah cepat dengan memasang 15 bangku besi dan papan kayu sebagai jalur darurat bagi penumpang menuju bus AKAP,” terang Mulyono.
Langkah improvisasi ini diklaim cukup efektif dalam menjaga kenyamanan pengguna jasa transportasi di tengah kondisi cuaca ekstrem.
Ia menambahkan, dengan adanya jalur sementara tersebut, calon penumpang dapat berjalan dari peron ke bus dengan lebih aman dan nyaman.











