FAKTANASIONAL.NET – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah Kota Bitung, Sulawesi Utara, pada Kamis (2/4/2026) pukul 05.48 WIB.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan satu orang warga meninggal dunia dan sejumlah infrastruktur mengalami kerusakan akibat guncangan kuat tersebut.
Korban jiwa ditemukan di bawah reruntuhan Gedung Koni, Lapangan Olahraga Sario, Kota Manado. Tim gabungan bersama masyarakat setempat telah mengevakuasi korban tak lama setelah kejadian.
Dampak Kerusakan Infrastruktur
Baca Juga: Gempa Bumi Magnitudo 6,4 Guncang Aceh dan Sumut
Berdasarkan data kaji cepat hingga pukul 08.00 WIB, kerusakan bangunan teridentifikasi di beberapa titik, di antaranya:
-
Kota Ternate: Satu unit tempat ibadah di Kecamatan Pulau Batang Dua rusak.
-
Ternate Selatan: Dua unit rumah warga di Kelurahan Ganbesi terdampak.
Guncangan dirasakan sangat kuat di Kota Bitung dan Kota Ternate dengan durasi antara 10 hingga 20 detik.
Hal ini memicu kepanikan luar biasa, di mana warga berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.
Peringatan Tsunami dan Aktivitas Gempa Susulan
Fenomena ini memicu tsunami minor dengan ketinggian di bawah 1 meter di beberapa lokasi pesisir. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat level ketinggian tsunami sebagai berikut:











