Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Wilmar Mencuat: Pengamat Desak Pemerintah Pertegas Hukum

Kelapa Sawit sebagai bahan Minyak Makan Merah/(foto: Pixabay).

FAKTANASIONAL.NET – Sektor industri minyak kelapa sawit nasional kembali diguncang isu miring terkait kepatuhan ekspor dan tata kelola keuangan korporasi.

Raksasa agribisnis global Wilmar International Ltd bersama beberapa perusahaan eksportir kakap lainnya diduga kuat melakukan praktik transfer pricing serta under-invoicing dalam aktivitas perdagangan ekspor minyak kelapa sawit mentah (CPO).

Melansir informasi resmi dari media RMOL, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengonfirmasi keterlibatan Wilmar International dan Musim Mas Group dalam pusaran skandal ini pada Selasa (26/05/2026).

Pemerintah menegaskan akan bertindak tegas dengan mendesak pemenuhan kewajiban pembayaran pajak dari korporasi besar yang terbukti memanipulasi data komoditas ekspor tersebut.

Menanggapi langkah tegas Kementerian Keuangan tersebut, pakar ekonomi politik nasional Ichsanuddin Noorsy melayangkan kritik dan catatan tajam pada Kamis (28/05/2026).

Noorsy menilai desakan dari bendahara negara tersebut tidak akan berjalan efektif di lapangan tanpa diiringi oleh komitmen penegakan hukum yang memadai serta kejujuran yang utuh dari penguasa.