Pemkot Pontianak Ajak Seluruh ASN Amalkan Nilai Pancasila Demi Peningkatan Pelayanan Publik

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono memimpin apel peringatan Hari Lahir Pancasila bersama jajaran aparatur sipil negara di halaman balai kota. (Dok. HO/Faktanasional)

PONTIANAK, FAKTANASIONAL.NET – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengajak seluruh aparatur sipil negara di lingkungan pemerintah kota setempat untuk mengimplementasikan nilai Pancasila dalam tugas sehari-hari pada Selasa (2/6/2026).

Ajakan tersebut disampaikan secara langsung usai pelaksanaan apel peringatan Hari Lahir Pancasila yang berlangsung dengan khidmat di halaman Kantor Wali Kota Pontianak.

Edi Rusdi Kamtono menegaskan bahwa falsafah negara tersebut merupakan landasan utama yang mampu menjaga tegaknya persatuan bangsa Indonesia hingga saat ini.

Seluruh abdi negara dituntut untuk mampu menjiwai dan mengamalkan pedoman kebangsaan tersebut melalui peningkatan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat luas.

“Kita harus bisa menjiwai makna dari Pancasila yang setiap kegiatan upacara kita bacakan. Pancasila yang membuat negara kita sampai saat ini masih bertahan dan bersatu,” ujarnya usai memimpin apel peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Kantor Wali Kota Pontianak, Selasa (2/6/2026).

Ia mengingatkan bahwa saat ini pemerintah daerah tengah menghadapi berbagai tantangan global yang berimbas langsung pada stabilitas perekonomian wilayah.

Tantangan tersebut mencakup kenaikan harga bahan bakar minyak, lonjakan harga kebutuhan pokok, hingga beratnya tekanan terhadap nilai tukar mata uang rupiah.

Keterbatasan sumber daya dan anggaran belanja daerah tersebut diakui sangat mempengaruhi laju percepatan berbagai program pembangunan di lapangan.

“Ini juga membatasi gerak kita dalam percepatan untuk mencapai visi dan misi yang sudah kita sepakati dalam RPJMD,” katanya.

Menyikapi masalah tersebut pemerintah kota meminta para pegawai untuk memanfaatkan waktu dan anggaran seoptimal mungkin demi menunjang kesejahteraan masyarakat.

Kondisi tekanan ekonomi yang berat kerap berdampak langsung pada munculnya berbagai persoalan sosial seperti peningkatan angka kemiskinan dan tindakan kriminalitas.

Oleh karena itu setiap aparatur sipil negara dituntut untuk semakin peka dalam merespons berbagai kebutuhan maupun keluhan sosial warga setempat.

“Manfaatkan waktu yang sangat terbatas dan anggaran yang juga sangat terbatas ini untuk seluas-luasnya kesejahteraan masyarakat Kota Pontianak,” pesannya.

Selain fokus pada sektor pelayanan publik pemimpin wilayah tersebut juga menekankan pentingnya menjaga keberagaman yang telah menjadi karakter khas Kota Pontianak.

Seluruh elemen masyarakat diajak untuk terus memelihara sikap toleransi, harmonisasi, dan komunikasi antaretnis, agama, maupun budaya sebagai modal utama menjaga persatuan.

“Keberagaman merupakan kenyataan yang harus kita jaga toleransinya, harmonisasinya, dan komunikasinya,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama Pemerintah Kota Pontianak juga memberikan piagam penghargaan khusus kepada sejumlah pegawai yang mulai memasuki masa purna tugas.

Pemberian penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi tertinggi atas dedikasi dan pengamalan nilai Pancasila yang telah mereka berikan selama mengabdi kepada negara.

(*Red)