FAKTANASIONAL.NET – Pemerintah mengedepankan penggunaan material inovatif dalam proyek pembangunan tempat kediaman bagi korban terdampak bencana hidrometeorologi Siklon Senyar di wilayah Provinsi Sumatra Barat.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana secara resmi telah merampungkan dan menyerahkan kunci unit rumah contoh yang dibangun menggunakan teknologi bata interlock pada Jumat (10/7/2026).
Material utama yang digunakan dalam pembangunan fasilitas kediaman ini dikenal dengan nama SEPABLOCK yang merupakan hasil pengembangan inovasi dari PT Semen Padang sejak tahun 2020.
Sistem konstruksi bangunan ini secara teknis menerapkan metode penyusunan material balok secara mengunci yang menyerupai cara kerja merakit mainan susun pada umumnya.
Penggunaan teknologi bata interlock ini diklaim memiliki berbagai keunggulan strategis seperti ketahanan terhadap guncangan gempa bumi serta material dasar yang jauh lebih ramah lingkungan.
Durasi pengerjaan fisik unit kediaman ini juga dinilai sangat cepat dan efisien mengingat rumah contoh tersebut berhasil diselesaikan hanya dalam waktu dua bulan usai tahap peletakan batu pertama.
Setiap unit kediaman permanen yang didirikan oleh pemerintah ini memiliki spesifikasi standar tipe 36 yang dinilai sangat representatif untuk ditinggali oleh keluarga korban bencana.
Fasilitas tata letak di dalam bangunan tahan gempa tersebut mencakup dua ruang kamar tidur utama satu area ruang tamu keluarga serta sebuah dapur fungsional.
Sekretaris Utama BNPB Rustian meminta secara tegas kepada seluruh warga yang telah menerima kunci bangunan agar tidak menunda kepindahan ke fasilitas perumahan baru tersebut.
“Jangan sampai setelah dibangun Huntap tidak dihuni. Rumah ini sudah sangat layak, bahan aman, dan tahan hujan juga, jadi sangat aman,” kata Rustian.
Pemilihan material konstruksi khusus ini amat sejalan dengan komitmen otoritas terkait dalam menerapkan prinsip pembangunan yang lebih kokoh bagi warga di kawasan rawan musibah alam.
Langkah taktis pemulihan infrastruktur permukiman ini diharapkan mampu memberikan jaminan perlindungan maksimal secara jangka panjang bagi penduduk yang kehilangan kediaman akibat terjangan badai akhir tahun lalu.
(*Red)











