JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Situasi internal Pemerintahan Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) memanas menjelang pelantikan pejabat Eselon II pada 5 Desember 2025. Wakil Gubernur Kalbar, Krisantus Kurniawan, secara terbuka meluapkan kekecewaannya karena merasa tidak dilibatkan dalam seluruh proses, mulai dari seleksi hingga finalisasi pelantikan pejabat.
Krisantus mengungkapkan bahwa hingga jadwal pelantikan tiba, ia tidak menerima surat tembusan dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) maupun Gubernur Ria Norsan. Ia menegaskan, sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur satu paket, segala keputusan strategis, terutama yang berkaitan dengan pejabat eselon II, seharusnya dibicarakan bersama.
Rasa Tidak Dianggap dalam Pemerintahan











