Persoalan utama yang dihadapi di wilayah yang belum pulih total adalah ketersediaan BBM dan listrik yang stabil. Listrik yang konsisten adalah syarat mutlak agar layanan kesehatan bisa berjalan 24 jam. Kemenkes berkolaborasi dengan TNI untuk mendistribusikan bantuan genset dan menargetkan penyambungan listrik darurat selesai dalam waktu dekat, memastikan rumah sakit dapat beroperasi penuh, terutama pada malam hari.
Menyelamatkan Kasus Medis Kritis
Selain pemulihan infrastruktur, Kemenkes memberikan perhatian khusus pada kasus-kasus medis yang paling terdampak, yaitu pasien gagal ginjal yang membutuhkan cuci darah dan ibu hamil yang berisiko terlambat persalinan. Kematian kedua pasca-bencana umumnya disebabkan oleh penyakit-penyakit yang membutuhkan penanganan segera. Pemerintah memastikan penggantian alat kesehatan yang rusak akan dilakukan tanpa menunggu, sambil mengupayakan dukungan dasar bagi keluarga tenaga kesehatan agar mereka dapat bertugas dengan tenang.[dit]











