Megawati Instruksikan Dapur Umum PDIP Terbuka untuk Semua Korban Bencana

Presiden ke-5 RI ini juga menyinggung pentingnya menyesuaikan jenis makanan dengan kondisi di lapangan. Menurutnya, di tengah cuaca bencana yang identik dengan kondisi basah dan dingin, penyajian makanan haruslah yang hangat dan layak.

“Pada waktu seperti sekarang, dapur umumnya harus menyediakan masakan yang hangat. Bukan masakan ‘basah’ dalam arti sebenarnya, tapi karena suasananya yang basah (hujan/banjir), maka makanan hangat sangat dibutuhkan,” jelasnya. ​

Lebih lanjut, Megawati yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) ini menekankan bahwa dapur umum Baguna adalah aksi kemanusiaan murni, bukan alat kampanye.

“Dapur umum itu tidak hanya untuk orang-orang partai, tidak. Siapa pun yang terkena dampak, siapa pun yang butuh makan, dipersilakan untuk makan di tempat kami. Ini tidak ada urusan partai, ini adalah murni urusan kemanusiaan,” sambungnya.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto, serta sejumlah pengurus pusat seperti Ketua DPP PDIP Bidang Penanggulangan Bencana Tri Rismaharini, serta Ketua DPP bidang Kesehatan Ribka Tjiptaning yang ikut bicara di agenda ini.