Penghimpunan ZIS Belum Maksimal, Kontribusi Ulama dan Akademisi Disorot

Kagiatan kuliah umum dan peresmian gedung baru Kampus Institut SEBI, Sawangan, Depok, Jawa Barat, Kamis (12/2/2026)/Fkn.

Di sisi lain, CEO Yakesma, Dr. Romdlon Hidayat, mendorong perguruan tinggi dan kalangan akademisi untuk mengambil peran lebih aktif dalam merumuskan solusi berbasis riset. Ia menilai peningkatan penghimpunan ZIS membutuhkan pendekatan ilmiah, inovasi teknologi, serta strategi komunikasi yang lebih efektif.

Dalam kuliah umum bertema Filantropi Syariah, Kemanusiaan, dan Pembangunan di hadapan civitas akademika Institut SEBI, Romdlon menyatakan kesiapan pihaknya mendukung penelitian yang berfokus pada pengembangan model penghimpunan ZIS.

“Kami terbuka untuk mendanai riset dan kajian yang dapat melahirkan inovasi dalam meningkatkan perolehan ZIS ke depan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pertumbuhan ZIS selama ini tidak terlepas dari kontribusi lembaga filantropi Islam yang terus berinovasi. Namun, kolaborasi yang lebih erat dengan dunia akademik diyakini dapat menghasilkan terobosan yang lebih sistematis dan berdampak luas dalam mengoptimalkan potensi zakat nasional.

Dengan sinergi antara ulama, akademisi, dan lembaga filantropi, diharapkan penghimpunan ZIS ke depan dapat lebih mendekati potensi riilnya, sehingga manfaatnya semakin besar bagi masyarakat yang membutuhkan.[Zul]