“Kami menegaskan bahwa pelecehan seksual terhadap atlet, ofisial maupun pelatih adalah pelanggaran serius terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan integritas olahraga,” tegasnya.
Taufik juga menyerukan agar seluruh pemangku kepentingan di dunia olahraga tidak memberikan celah sedikit pun bagi perilaku menyimpang yang merendahkan profesi olahragawan.
“Tidak ada toleransi terhadap perilaku yang merendahkan martabat dan mencederai rasa aman. Lingkungan olahraga harus menjadi ruang yang aman, profesional dan bermartabat bagi semua,” imbuh Taufik.
Komitmen Investigasi Menpora
Kasus ini mulai mencuat ke publik setelah Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, menyatakan komitmennya untuk mengusut tuntas dugaan kekerasan fisik dan pelecehan seksual yang dialami atlet panjat tebing. Investigasi ini diharapkan mampu membongkar praktik-praktik yang selama ini tersembunyi di balik ketatnya jadwal latihan nasional.
Pernyataan tegas dari pihak Kemenpora dan tokoh olahraga seperti Taufik Hidayat diharapkan menjadi sinyal bagi seluruh induk cabang olahraga (cabor) untuk memperketat pengawasan dan sistem perlindungan terhadap atlet di lingkungan pelatnas guna menghindari kejadian serupa kembali berulang.











